حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ وَالْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ وَمُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْأَنْبَ...
Air itu suci, tidak ada sesuatu pun yang dapat menajiskannya. Abu Dawud berkata; Sebagian mereka menyebutkan Abdurrahman bin Rafi' (menggantikan posisi Abdullah bin Rafi').
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al 'Ala] dan [Al Hasan bin Ali] dan [Muhammad bin Sulaiman Al Anbari] mereka berkata; Telah menceritakan ...
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي شُعَيْبٍ وَعَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ يَحْيَى الْحَرَّانِيَّانِ قَالَا حَ...
Sesungguhnya air itu suci, tidak ada sesuatu pun yang dapat menajiskannya. Abu Dawud berkata; Dan saya telah mendengar Qutaibah bin Sa'id berkata; Saya pernah bertanya kepada penjaga sumur tersebut tentang kedalamannya, dia menjawab; Dalam kondisi air yang maksimal bisa mencapai tempat tumbuhnya bulu kemaluan. Saya bertanya; Apabila berkurang? Dia menjawab; Di bawah aurat. Abu Dawud berkata; Dan saya sendiri pernah mengukur sumur Bidla'ah dengan selendang saya, saya julurkan kedalam sumur kemudian saya tarik kembali, ternyata tingginya adalah enam hasta. Kemudian saya bertanya kepada orang yang membukakan pintu kebun untukku dan mengantarkanku kepadanya; Apakah bangunan sumur ini telah dirubah dari bangunan semula? Dia menjawab; Tidak. Dan saya melihat kedalam sumur, terdapat air yang sudah berubah warnanya.
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abu Syu'aib Al Harrani] dan [Abdul Aziz bin Yahya Al Harrani] mereka berdua berkata; telah menceritakan kepa...