← Kembali ke Daftar Kitab

Daftar Hadits

Menampilkan hadits-hadits dalam bab ini.

Hadits No. 1109Lihat Detail →

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمَرْوَزِيُّ ابْنِ شَبُّوَيْهِ حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ حُسَيْنٍ...

mengenai surt Al Muzammil, yaitu; Bangunlah (shalat) di malam hari, kecuali sedikit daripadanya, (yaitu) separuhnya. (QS Al Muzammil; 2-3). Ayat tersebut di hapus dengan surat ini, yaitu; Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Qur'an. (QS Al Muzzamil; 20). Maksud dari Nasyi`atul lail adalah shalat tahajjudnya mereka (para sahabat) di awal malam (sebelum di mansukh). Ibnu Abbas melanjutkan; Tahajjud di awal malam lebih sesuai untuk kamu tentukan batas waktu bangun malam yang telah di wajibkan Allah atas kamu. Hal itu karena manusia, apabila telah tidur, ia tidak tahu kapan dirinya bangun. Maksud firman Allah; Aqwamu qiila ialah lebih sesuai untuk memahami AL Qur'an (ketika di baca pada malam hari) dan maksud ayat; Inna laka fin nahaari sabhan thawiila ialah kesempatan yang panjang.

Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Muhammad Al Mawarzi Ibnu Syabbuwaih] telah menceritakan kepadaku [Ali bin Husain] dari [ayahnya] dari [Yazid...

Hadits No. 1110Lihat Detail →

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ يَعْنِي الْمَرْوَزِيَّ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ مِسْعَرٍ عَنْ سِمَ...

Ketika turun awal surat Al Muzammil, mereka (para sahabat) bangun (untuk mengerjakan shalat) sebagaimana bangunnya ketika di bulan Ramadhan hingga turun akhir dari surat Al Muzzamil, sedangkan rentang waktu turunnya awal surat Al Muzammil dengan akhir surat itu selama satu tahun.

Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Muhammad yaitu Al Mawarzi] telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Mis'ar] dari [Simak Al Hanafi] dari ...