✦

الحديث رقم 468

✦

مسند العشرة المبشرين بالجنة

مرفوع • Marfu'

Kitab

Musnad sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga

مسند العشرة المبشرين بالجنة

Bab

Musnad Utsman bin 'Affan Radliyallahu 'anhu

مسند عثمان بن عفان رضي الله عنه

✍

Matan Arab

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَوْفُ بْنُ أَبِي جَمِيلَةَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ الْفَارِسِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ عَبَّاسٍ قَالَ قُلْتُ لِعُثْمَانَ مَا حَمَلَكُمْ عَلَى أَنْ عَمَدْتُمْ إِلَى سُورَةِ الْأَنْفَالِ وَهِيَ مِنْ الْمَثَانِي وَإِلَى سُورَةِ بَرَاءَةٌ وَهِيَ مِنْ الْمِئِينَ فَقَرَنْتُمْ بَيْنَهُمَا وَلَمْ تَكْتُبُوا بَيْنَهُمَا سَطْرَ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ فَوَضَعْتُمُوهَا فِي السَّبْعِ الطِّوَالِ فَمَا حَمَلَكُمْ عَلَى ذَلِكَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا يَأْتِي عَلَيْهِ الزَّمَانُ وَهُوَ يُنْزَلُ عَلَيْهِ مِنْ السُّوَرِ ذَوَاتِ الْعَدَدِ فَكَانَ إِذَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ الشَّيْءُ دَعَا بَعْضَ مَنْ يَكْتُبُ لَهُ فَيَقُولُ ضَعُوا هَذِهِ فِي السُّورَةِ الَّتِي يُذْكَرُ فِيهَا كَذَا وَكَذَا وَإِذَا أُنْزِلَتْ عَلَيْهِ الْآيَاتُ قَالَ ضَعُوا هَذِهِ الْآيَاتِ فِي السُّورَةِ الَّتِي يُذْكَرُ فِيهَا كَذَا وَكَذَا وَإِذَا أُنْزِلَتْ عَلَيْهِ الْآيَةُ قَالَ ضَعُوا هَذِهِ الْآيَةَ فِي السُّورَةِ الَّتِي يُذْكَرُ فِيهَا كَذَا وَكَذَا وَكَانَتْ سُورَةُ الْأَنْفَالِ مِنْ أَوَائِلِ مَا نَزَلَ بِالْمَدِينَةِ وَكَانَتْ سُورَةُ بَرَاءَةٌ مِنْ أَوَاخِرِ مَا أُنْزِلَ مِنْ الْقُرْآنِ قَالَ فَكَانَتْ قِصَّتُهَا شَبِيهًا بِقِصَّتِهَا فَظَنَنَّا أَنَّهَا مِنْهَا وَقُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يُبَيِّنْ لَنَا أَنَّهَا مِنْهَا فَمِنْ أَجْلِ ذَلِكَ قَرَنْتُ بَيْنَهُمَا وَلَمْ أَكْتُبْ بَيْنَهُمَا سَطْرَ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ وَوَضَعْتُهَا فِي السَّبْعِ الطِّوَالِ

🇮🇩

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Isma'il Bin Ibrahim Telah menceritakan kepada kami 'Auf Bin Abu Jamilah Telah menceritakan kepadaku Yazid Al Farisi Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abbas dia berkata; aku bertanya kepada Utsman; "Apa yang mendorong kalian menyandarkan surat Al Anfal yang merupakan surat Al Matsani (surat yang terdiri dari puluhan ayat) kepada surat Bara'ah (surat At Taubah) yang termasuk surat Al Mi`in (surat yang terdiri dari ratusan ayat), kemudian kalian membaca keduanya dan tidak menulis pemisah diantara keduanya dengan Bismillahirrahmanirrahim, lalu kalian meletakkannya termasuk ke dalam As Sab'u Ath Thiwal (tujuh surat yang panjang), apa alasan yang mendorong kalian melakukan demikian?" Utsman menjawab; "Pada suatu waktu turunlah surat yang memiliki banyak ayat kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan kebiasaan beliau apabila diturunkan wahyu kepadanya beliau memanggil sebagian sahabat juru tulisnya, lalu beliau bersabda: "Letakkan ayat ini dalam surat yang di dalamnya disebutkan begini dan begini." Dan apabila turun beberapa ayat kepadanya beliau bersabda: "Letakkanlah ayat ayat ini dalam surat yang di dalamnya disebutkan begini dan begini." Apabila turun satu ayat kepadanya, maka beliau bersabda: "Letakkanlah ayat ini dalam surat yang disebutkan di dalamnya begini dan begini." Surat Al Anfal merupakan salah satu surat yang pertama kali diturunkan di Madinah, sedangkan surat Bara'ah merupakan salah satu surat Al Qur'an yang terakhir kali diturunkan, " Utsman berkata; "Cerita yang terdapat di akhir surat Al Anfal mirip dengan dengan cerita yang ada di awal surat Bara'ah, kami mengira bahwa dia (surat Al Anfal) adalah bagian darinya (surat Bara'ah). Hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam wafat dan beliau belum menjelaskan kepada kami bahwa dia (surat Al Anfal) adalah bagian darinya (surat Bara'ah), oleh karena itu, aku menyertakan antara keduanya dan tidak menulis; "Bismillahirrahmanirrahim" sebagai pemisah antara keduanya dan aku meletakkannya termasuk ke dalam As Sab'u Ath Thiwal."

Sanad Perawi

5

Utsman bin 'Affan bin Abi Al 'Ash bin Umayyah

Abu 'Amru

Sahabat
📌

Kalangan

Shahabat

🏛️

Nasab

Al Qurasyiy Al Umawiy

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📅

Wafat

35 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 25muslim: 31abudaud: 15tirmidzi: 19nasai: 27ibnumajah: 23ahmad: 150malik: 41darimi: 23
💬
Komentar Ulama

• Shahabat

4

Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim

Abu Al 'Abbas

Sahabat
📌

Kalangan

Shahabat

🏛️

Nasab

Al Qurasyiy Al Hasyimiy

🏡

Negeri Hidup

Marur Rawdz

📅

Wafat

68 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 706muslim: 357abudaud: 425tirmidzi: 328nasai: 498ibnumajah: 344ahmad: 1897malik: 50darimi: 243
💬
Komentar Ulama

• Ibnu Hajar Al Atsqalani: Shahabat

• Adz Dzahabi: Shahabat

3

Yazid

Jujur, tapi sering ragu
📌

Kalangan

Tabi'in kalangan biasa

🏛️

Nasab

Al Farisiy

🏡

Negeri Hidup

Bashrah

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

abudaud: 1tirmidzi: 1ahmad: 3
💬
Komentar Ulama

• Abu Hatim: la ba`sa bih

• Ibnu Hajar al 'Asqalani: maqbul

2

Auf bin Abi Jamilah

Abu Sahal

Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'in (tdk jumpa Shahabat)

🏛️

Nasab

Al 'Abdiy Al Hajriy

🏡

Negeri Hidup

Bashrah

📅

Wafat

146 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 25muslim: 1abudaud: 14tirmidzi: 14nasai: 16ibnumajah: 11ahmad: 110darimi: 11
💬
Komentar Ulama

• Ahmad bin Hambal: Tsiqah

• Yahya bin Ma'in: Tsiqah

• An Nasa'i: Tsiqah

• Abu Hatim: Shaduuq

• Muhammad bin Sa'd: Tsiqah

• Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'ats tsiqaat

1

Isma'il bin Ibrahim bin Muqsim

Abu Bisyir

Sangat Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan

🏛️

Nasab

Al Asadiy

🏡

Negeri Hidup

Bashrah

📅

Wafat

193 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 70muslim: 204abudaud: 86tirmidzi: 66nasai: 115ibnumajah: 53ahmad: 615darimi: 18
💬
Komentar Ulama

• Syu'bah: Sayyidul Muhadditsin

• Yahya bin Ma'in: tsiqah ma`mun

• Muhammad bin Sa'd: Tsiqah tsabat hujjah

• Abdurrahman bin Mahdi: dia lebih kuat dari Husyaim

• Yahya bin Ma'in: tsiqah ma`mun

• Abu Daud: "tidak ada seorang muhaddits kecuali melakukan kesalahan, kecuali Ibnu 'Ulaiyah dan Bisyr bin al Mufadldlal"

• Yahya bin Said: Lebih kuat daripada Wuhaib

• As Saji: Perlu dikoreksi ulang

• An Nasa'i: Tsiqah tsabat

• Ibnu Hajar al 'Asqalani: dlaif

• Adz Dzahabi: dlaif

Berhasil Disalin!

Teks telah disalin ke clipboard.

Hadits Ahmad No. 468 | Hadis Nabi