← Kembali ke Daftar Kitab

Daftar Hadits

Menampilkan hadits-hadits dalam bab ini.

Hadits No. 2500Lihat Detail →

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَال...

Hapuslah. Maka 'Ali berkata: Aku tidak mau menjadi orang yang menghapusnya. Maka Rasulullah menghapusnya dengan tangan Beliau. Lalu Beliau membuat perjanjian dengan mereka, yang isinya Beliau dan para sahabat boleh memasuki kota selama tiga hari dan mereka tidak memasukinya kecuali dalam keadaan pedang-pedang mereka ditutupi (dalam sarung) . Mereka bertanya kepada Beliau: Apa maksudnya menutupi senjata? Maka Beliau menjawab: Dimasukkan kedalam sarungnya.

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami [Ghundar] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ish...

Hadits No. 2501Lihat Detail →

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ ...

Aku adalah Rasulullah dan aku adalah Muhammad bin 'Abdullah. Kemudian Beliau berkata kepada 'Ali: Hapuslah kalimat Muhammad Rasulullah. 'Ali berkata: Demi Allah, aku tidak akan menghapusnya untuk selamanya. Maka Rasulullah mengambil surat perjanjian itu lalu menuliskan: Ini adalah keputusan yang ditetapkan oleh Muhammad bin 'Abdullah dimana dia tidak boleh memasuki kota Makkah dengan membawa senjata kecuali dimasukkan kedalam sarungnya dan agar jangan keluar seorangpun dari penduduknya dengan mengikuti seseorang jika dia hendak mengikutinya, dan janganlah dihalangi seorangpun dari shahabat-shahabatnya bila ada yang berkehendak tinggal di Makkah. Ketika Beliau sudah memasuki kota Makkah dan batas waktunya sudah habis, orang-orang Musyrik menemui 'Ali dan berkata: Katakan kepada temanmu itu, keluarlah dari kami karena batas waktunya sudah habis. Maka Nabi keluar lalu Beliau diikuti oleh putri dari Hamzah dengan berkata: Wahai paman, wahai paman. Maka 'Ali bin Abu Tholib menarik anak itu dan mengambilnya dengan tangannya lalu berkata kepada Fathimah 'alaihas salam: Kamu jaga anak pamanmu ini. Maka Fathimah membawanya. Lalu 'Ali, Zaid dan Ja'far bertikai dalam persoalan anak itu. 'Ali berkata: Aku yang paling berhak atas anak ini, karena dia adalah putri pamanku. Sedangkan Ja'far berkata: 'Dia putri dari pamanku dan bibinya ada dalam tanggunganku. Adapun Zaid berkata: Dia putri dari saudaraku. Kemudian Nabi memutuskan anak itu menjadi hak bibinya lalu bersabda: Seorang bibi kedudukannya sama dengan ibu. Lalu Beliau bersabda kepada 'Ali: Kamu dariku dan aku darimu. Dan Kepada Ja'far: Beliau bersabda: Kamu serupa dengan rupa dan akhlaqku Dan Beliau bersabda pula kepada Zaid: Kamu adalah saudara kami dan maula kami.

Telah bercerita kepada kami ['Ubaidullah bin Musa] dari [Isra'il] dari [Ibnu Ishaq] dari [Al Bara' bin 'Azib radliallahu 'anhu] berkata; Nabi shallall...