حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ النُّعْمَانِ قَ...
Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan (pada hari qiyamat) dalam keadaan telanjang dan tidak dikhitan. Lalu Beliau membaca firman Allah QS al-Anbiya' ayat 104 yang artinya (Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan yang pertama, begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti dari Kami. Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya). Dan orang yang pertama kali diberikan pakaian pada hari qiyamat adalah Nabi Ibrahim 'Alaihissalam dan ada segolongan orang dari sahabatku yang akan diculik dari arah kiri lalu aku katakan: Itu Sahabatku, Itu sahabatku. Maka Allah Ta'ala berfirman: Sesungguhnya mereka menjadi murtad sepeninggal kamu. Aku katakan sebagaimana ucapan hamba yang shalih (firman Allah dalam QS al-Maidah ayat 117 - 118 yang artinya (Dan aku menjadi saksi atas mereka selagi aku bersama mereka. Namun setelah Engkau mewafatkan aku…) hingga firman-Nya (….Engkau Maha Perkasa lagi Maha bijaksana).
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Katsir] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] telah bercerita kepada kami [Al Mughirah bin an-Nu'man] berka...
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي أَخِي عَبْدُ الْحَمِيدِ عَنْ ابْنِ أَب...
Sesungguhnya Aku mengharamkan surga bagi orang-orang kafir. Lalu dikatakan kepada Ibrahim; Wahai Ibrahim, apa yang ada di kedua telapak kakimu?. Maka Ibrahim melihatnya yang ternyata ada seekor anjing hutan yang kotor. Maka anjing itu diambil kakinya lalu dibuang ke neraka.
Telah bercerita kepada kami [Isma'il bin 'Abdullah] berkata telah mengabarkan kepadaku [saudaraku, 'Abdul Hamid] dari [Ibnu Abi Dza'bi] dari [Sa'id Al...
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو أَنَّ بُ...
Tidakkah mereka mendengar bahwa malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada gambar (patung)?. Ini patung Ibrahim (yang diperlambangkan seseorang yang hobi mengundi nasib) padahal dia tidak pernah (mengajarkan) mengundi nasib (dengan melempar anak panah) .
Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Sulaiman] berkata telah bercerita kepadaku [Ibnu Wahb] berkata telah bercerita kepadaku ['Amru] bahwa [Bukair] ...
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عِكْرِمَةَ ...
Semoga Allah membinasakan mereka. Demi Allah keduanya sama sekali tidak pernah (mengajarkan) mengundi nasib (dengan melempar anak panah) .
Telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Musa] telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari [Ma'mar] telah mengabarkan kepada kami [Ayyub] dari ['Ikrim...
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ ق...
Apakah yang kalian maksudkan tentang kalangan bangsa Arab?. Orang yang terbaik di zaman Jahiliyyah akan menjadi yang terbaik pula di masa Islam jika mereka memahami Islam. Abu Usamah dan Mu'tamir berkata dari 'Ubaidullah dari Sa'id dari Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam.
Telah bercerita kepada kami ['Ali bin 'Abdullah] telah bercerita kepada kami [Yahya bin Sa'id] telah bercerita kepada kami ['Ubaidullah] berkata telah...
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا عَوْفٌ حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ حَدَّثَنَا س...
Tadi malam datang kepadaku dua orang (yang membawaku) lalu kami melihat seseorang yang tinggi hampir aku tidak dapat melihat kepalanya karena teramat tingginya. Dialah Nabi Ibrahim Shallallahu 'alaihi wa salam.
Telah bercerita kepada kami [Mu'ammal] telah bercerita kepada kami [Isma'il] telah bercerita kepada kami ['Auf] telah bercerita kepada kami [Abu Raja'...
حَدَّثَنِي بَيَانُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا النَّضْرُ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ مُجَاهِدٍ أَنَّهُ...
Adapun Ibrahim, maka lihatlah pada shahabatnu ini (maksudnya diri Beliau Shallallahu 'alaihi wa salam) sedangkan Musa 'Alaihissalam, berbadan tegap dan kuat, berkulit sawo matang seperti ekor unta berwarna merah yang diberi cap dengan daun anggur. Seolah aku melihatnya ketika menuruni lembah sambil bertalbiyah.
Telah bercerita kepada kami [Bayan bin 'Amru] telah bercerita kepada kami [an-Nadlar] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Mujahid] bahwa d...
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا مُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْقُرَشِيُّ عَنْ أَ...
Nabi Ibrahim 'Alaihissalam dikhitan saat Beliau berusia delapan puluh tahun dengan menggunakan kapak. Telah bercerita kepada kami Abu al-Yaman telah mengabarkan kepada kami Syu'aib telah bercerita kepada kami Abu az-Zanad. Dan dia berkata: Dengan kapak yang ringan. Hadits ini juga diikuti oleh 'Abdur Rahman bin Ishaq dari Abu az-Zanad dan diikuti oleh 'Ajlan dari Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu. Dan diriwayatkan pula oleh Muhammad bin 'Amru dari Abu Salamah.
Telah bercerita kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah bercerita kepada kami [Mughirah bin 'Abdur Rahman Al Qurasiy] dari [Abu Az Zanad] dari [Al A'ra...
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ تَلِيدٍ الرُّعَيْنِيُّ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي جَرِيرُ بْ...
Nabi Ibrahim 'Alaihissalam tidak pernah berbohong kecuali tiga kali saja. Telah bercerita kepada kami Muhammad bin Mahbub telah bercerita kepada kami Hammad bin Zaid dari Ayyub dari Muhammad dari Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu berkata; Nabi Ibrahim 'Alaihissalam tidak pernah berbohong kecuali tiga kali. Dua diantaranya adalah dalam masalah dzat Allah 'azza wajalla, yaitu inni saqiim (sesungguhnya aku ini sedang sakit) QS ash-Shaffaat ayat 89 dan firman Allah Ta'ala: bal fa'alahum kabiiruhum haadzaa (akan tetapi patung yang besar inilah yang melakukannya), QS al-Anbiya' ayat 63. Beliau bersabda: Dan ketika pada suatu hari dia sedang bersama dengan Sarah, istrinya, saat beliau datang kepada seorang raja yang zhalim lalu raja tersebut diberi informasi bahwa akan ada seorang laki-laki bersama seorang wanita yang paling cantik. Maka diutuslah seseorang menemui Ibrahim lalu utusan itu bertanya kepadanya, katanya; Siapakah wanita ini?. Ibrahim menjawab; Dia saudara perempuanku. Lalu Sarah datang, maka Ibrahim berkata: Wahai Sarah, tidak ada orang beriman di muka bumi ini kecuali aku dan kamu dan orang ini bertanya kepadaku lalu aku beritahu bahwa kamu adalah saudara perempuanku maka janganlah kamu mendustakan aku. Sarah pun dikirim kepada raja. Setelah Sarah menemui raja, raja itu rupanya ingin menyentuhnya dengan tangannya namun tiba-tiba tangannya lumpuh, maka Raja berkata; Berdo'alah kepada Allah dan aku tidak akan mengganggu kamu. Maka Sarah berdo'a sehingga tangan raja bisa kembali seperti semula. Kemudian raja ingin menyentuh Sarah untuk kedua kali, namun tangannya tiba-tiba lumpuh bahkan kelumpuhannya lebih parah sehingga raja memohon; Berdo'alah kepada Allah dan aku tidak akan mengganggumu lagi. Tangan raja pun sembuh. Kemudian raja memanggil para pembantunya seraya berkata: Sungguh yang kalian bawa kepadaku ini bukan manusia, melainkan setan. Akhirnya Sarah dihadiahi Hajar (sebagai pelayannya). Kemudian dia pulang dan mendapatkan Ibrahim sedang shalat maka dia memberi isyarat dengan tanganya yang inti pesannya Tunggu sebentar. Sarah berkata; Allah telah membalikkan tipu daya orang kafir atau fajir ke tenggorokannya. Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu berkata; Itulah ibu kalian (bangsa Arab), wahai anak keturunan air langit (air zamzam) . (maksudnya karena air zamzam Allah Ta'ala keluarkan pertama kali untuk Hajar dan Isma'il).
Telah bercerita kepada kami [Sa'id bin Talisd ar-Ru'ainiy] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahb] berkata telah mengabarkan kepadaku [Jarir bin Haz...
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى أَوْ ابْنُ سَلَامٍ عَنْهُ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَ...
memerintahkan untuk membunuh cecak. Dan Beliau bersabda: Dahulu cecak ikut membantu meniup api (untuk membakar) Ibrahim 'Alaihissalam.
Telah bercerita kepada kami ['Ubaidullah bin Musa] atau [Ibnu Salam] dari dia, telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] dari ['Abdul Hamid bin Juba...
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ حَدَّثَنِي ...
Bukan seperti yang kalian katakan. Maksud ayat tidak mencampurkan iman mereka dengan kezhaliman adalah dengan kesyirikan. Tidakkah kalian mendengar ucapan Luqman kepada anaknya?, (Wahai anakku, janganlah kamu menyekutukan Allah karena menyekutukan Allah merupakan kezhaliman yang besar).
Telah bercerita kepada kami ['Umar bin Hafsh bin Ghiyats] telah bercerita kepada kami [bapakku] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] berkata telah ...
بَاب حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ نَصْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ أَبِي حَيَّا...
Allah mengumpulkan manusia yang pertama hingga yang terakhir pada hari qiyamat pada satu bukit sehingga seorang penyeru bisa menjadikan mereka mendengar dan pandangan mereka menjadikan mereka terbelalak, serta matahari didekatkan kepada mereka. Kemudian dia menyebutkan hadits tentang syafa'at. Lalu manusia mendatangi Ibrahim seraya berkata; Kamulah Nabi Allah dan kekasih-Nya di bumi. Mohonkanlah syafa'at kepada Rabbmu untuk kami. Maka Ibrahim menjawab dengan menyebutkan kedustaan-kedustaannya lalu berkata, oh diriku, oh diriku. Pergilah kepada Musa. Hadits ini dikuatkan jalur periwayatannya oleh Anas dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam.
Bab. Telah bercerita kepada kami [Ishaq bin Ibrahim bin Nashr] telah bercerita kepada kami [Abu Usamah] dari [Abu Hayyan] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu ...
حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ عَنْ أَبِيهِ عَ...
Semoga Allah merahmati Ummu Isma'il (Siti Hajar) karena kalau dia tidak segera membendung air zamzam tentulah air itu akan menjadi air yang mengalir. al-Anshar berkata telah bercerita kepada kami Ibnu Juraij berkata; Adapun Katsir bin Katsir dia telah bercerita kapadaku dan berkata; Aku dan 'Utsman bin Abi Sulaiman duduk bersama Sa'id bin Jubair lalu dia berkata; Tidak seperti itu yang diceritakan Ibnu 'Abbas Radhiyallahu'anhuma kepadaku akan tetapi dia berkata: Ibrahim datang menemui Isma'il dan ibunya 'Alaihissalam saat ibunya sedang menyusui. Ibunya memiliki geriba (kantung air dari kulit), kemudian Ibrahim datang bersama anaknya, Isma'il.
Telah bercerita kepadaku [Ahmad bin Sa'id Abu 'Abdullah] telah bercerita kepada kami [Wahb bin Jarir] dari [bapaknya] dari [Ayyub] dari ['Abdullah bin...
و حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أ...
Itulah sa'iy yang mesti dilakukan oleh manusia (yang berhajji) antara kedua bukit itu. Ketika berada di puncak Marwah, dia mendengar ada suara, lalu dia berkata dalam hatinya diamlah yang Hajar maksud adalah dirinya sendiri. Kemudian dia berusaha mendengarkanya maka dia dapat mendengar suara itu lagi maka dia berkata; Engkau telah memperdengarkan suaramu jika engkau bermaksud meminta pertolongan. Ternyata suara itu adalah suara malaikat (Jibril 'Alaihissalam) yang berada di dekat zamzam, lantas Jibril mengais air dengan tumitnya atau katanya; dengan sayapnya hingga air keluar memancar. Ibu Isma'il mulai membuat tampungan air dengan tangannya seperti ini yaitu menciduk air dan memasukkannya ke geriba sedangkan air terus saja memancar dengan deras setelah diciduk. Ibnu 'Abbas Radhiyallahu'anhuma berkata; Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: Semoga Allah merahmati Ummu Isma'il (Siti Hajar) karena kalau dia membiarkan zamzam atau sabda Beliau: kalau dia tidak segera menampung air tentulah air zamzam itu akan menjadi air yang mengalir. Akhirnya dia dapat minum air dan menyusui anaknya kembali. Kemudian malaikat berkata kepadanya: Janganlah kalian takut ditelantarkan karena disini adalah rumah Allah, yang akan dibangun oleh anak ini dan ayahnya dan sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya. Pada saat itu Ka'bah Baitullah posisinya agak tinggi dari permukaan tanah seperti sebuah bukit kecil, yang apabila datang banjiir akan terkikis dari samping kanan dan kirinya. Ibu Isma'il, Hajar, terus melewati hidup seperti itu hingga kemudian lewat serombongan orang dari suku Jurhum atau keluarga Jurhum yang datang dari jalur bukit Kadaa' lalu singgah di hilir Makkah kemudian mereka melihat ada seekor burung sedang terbang berputar-putrar. Mereka berseru; Burung ini pasti berputar karena mengelilingi air padahal kita mengetahui secara pasti bahwa di lembah ini tidak ada air. Akhirnya mereka mengutus satu atau dua orang yang larinya cepat dan ternyata mereka menemukan ada air. Mereka kembali dan mengabarkan keberadaan air lalu mereka mendatangi air. Beliau berkata: Saat itu Ibu Isma'il sedang berada di dekat air. Mereka berkata kepadanya; Apakah kamu mengidzinkan kami untuk singgah bergabung denganmu di sini?. Ibu Isma'il berkata; Ya boleh tapi kalian tidak berhak memiliki air. Mereka berkata; Baiklah. Ibnu 'Abbas Radhiyallahu'anhuma berkata; Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: Ibu Isma'il menjadi senang atas peristiwa ini karena ada orang-orang yang tinggal bersamanya. Akhirnya mereka pun tinggal disana dan mengirim utusan kepada keluarga mereka untuk mengajak mereka tinggal bersama-sama di sana. Ketika para keluarga dari mereka sudah tinggal bersama Hajar dan Isma'il sudah beranjak belia, dia belajar berbahasa arab dari mereka, bahkan menjadi manusia paling berharga dan paling ajaib di kalangan mereka. Kemudian Isma'il tumbuh menjadi seorang pemuda yang disenangi oleh mereka. Setelah dewasa, mereka menikahkan Isma'il dengan seorang wanita dari mereka dan tak lama kemudian ibu Isma'il meninggal dunia. Di kemudian hari Ibrahim datang setelah Isma'il menikah untuk mencari tahu apa yang telah ditinggalkannya namun dia tidak menemukan Isma'il. Ibrahim bertanya tentang Isma'il kepada istrinya Isma'il. Istrinya menjawab; Dia sedang pergi mencari nafkah untuk kami. Lalu Ibrahim bertanya tentang kehidupan dan keadaan mereka. Istri Isma'il menjawab; Kami mengalami banyak keburukan dan hidup kami sempit dan penuh penderitaan yang berat. Istri Isma'il mengadukan kehidupan yang dijalaninya bersama suaminya kepada Ibrahim. Ibrahim berkata; Nanti apabila suami kamu datang sampaikan salam dariku dan katakan kepadanya agar mengubah daun pintu rumahnya. Ketika Isma'il datang dia merasakan sesuatu lalu dia bertanya kepada istrinya; Apakah ada orang yang datang kepadamu?. Istrinya menjawab; Ya. Tadi ada orang tua begini begini keadaannya datang kepada kami dan dia menanyakan kamu lalu aku terangkan dan dia bertanya kepadaku tentang keadaan kehidupan kita maka aku terangkan bahwa aku hidup dalam kepayahan dan penderitaan. Isma'il bertanya; Apakah orang itu ada memberi pesan kepadamu tentang sesuatu?. Istrinya menjawab; Ya. Dia memerintahkan aku agar aku menyampaikan salam darinya kepadamu dan berpesan agar kamu mengubah daun pintu rumah kamu. Isma'il berkata; Dialah ayahku dan sungguh dia telah memerintahkan aku untuk menceraikan kamu maka itu kembalilah kamu kepada keluargamu. Maka Isma'il menceraikan istrinya. Kemudian Isma'il menikah lagi dengan seorang wanita lain dari kalangan penduduk itu lalu Ibrahim pergi lagi meninggalkan mereka dalam kurun waktu yang dikehendaki Allah dan setelah itu datang kembali untuk menemui mereka namun dia tidak mendapatkan Isma'il hingga akhirnya dia mendatangi istri Isma'il lalu bertanya kepadanya tentang Isma'il. Istrinya menjawab; Dia sedang pergi mencari nafkah untuk kami. Lalu Ibrahim bertanya lagi; Bagaimana keadaan kalian. Dia bertanya kepada istrinya Isma'il tentang kehidupan dan keadaan hirup mereka. Istrinya menjawab; Kami selalu dalam keadaan baik-baik saja dan cukup. Istri Isma'il memuji Allah. Ibrahim bertanya; 'Apa makanan kalian? '. Istri Isma'il menjawab; Daging. Ibrahim bertanya lagi; Apa minuman kalian? '. Istri Isma'il menjawab; Air. Maka Ibrahim berdo'a: Ya Allah, berkahilah mereka dalam daging dan air mereka. Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: Saat itu tidak ada biji-bijian di Makkah dan seandainya ada tentu Ibrahim sudah mendo'akannya. Dia berkata; Dan dari doa Ibrahim tentang daging dan air itulah, tidak ada seorangpun selain penduduk Makkah yang mengeluh bila yang mereka dapati hanya daging dan air. Ibrahim selanjutnya berkata; Jika nanti suamimu datang, sampaikan salam dariku kepadanya dan perintahkanlah dia agar memperkokoh daun pintu rumahnya. Ketika Isma'il datang, dia berkata: Apakah ada orang yang datang kepadamu?. Istrinya menjawab; Ya. Tadi ada orang tua dengan penampilan sangat baik datang kepada kami. Istrinya mengagumi Ibrahim. Dia bertanya kepadaku tentang kamu maka aku terangkan lalu dia bertanya kepadaku tentang keadaan hidup kita maka aku jawab bahwa aku dalam keadaan baik-baik saja.. Isma'il bertanya; Apakah orang itu ada memberi pesan kepadamu tentang sesuatu?. Istrinya menjawab; Ya. Dia memerintahkan aku agar aku menyampaikan salam darinya kepadamu dan berpesan agar kamu mempertahankan daun pintu rumah kamu. Isma'il berkata; Dialah ayahku dan daun pintu yang dimaksud adalah kamu. Dia memerintahkanku untuk mempertahankan kamu. Kemudian Ibrahim meninggalkan mereka lagi untuk waktu tertentu sebagaimana dikehendaki Allah, lalu datang kembali setelah itu saat Isma'il meletakkan anak panahnya di bawah sebatang pohon dekat zamzam. Ketika dia melihatnya, dia segera menghampirinya dan berbuat sebagaimana layaknya seorang ayah terhadap anaknya dan seorang anak terhadap ayahnya kemudian dia berkata; Wahai Isma'il, Allah memerintahkanku dengan suatu perintah. Isma'il berkata; Lakukanlah apa yang diperintahkan Rabbmu. Ibrahim berkata lagi; Apakah kamu akan membantu aku?. Isma'il berkata; Ya aku akan membantumu. Ibrahim berkata; Allah memerintahkan aku agar membangun rumah di tempat ini. Ibrahim menunjuk ke suatu tempat yang agak tinggi di banding sekelilingnya. Perawi berkata; Dari tempat itulah keduanya meninggikan pondasi Baitullah, Isma'il bekerja mengangkut batu-batu sedangkan Ibrahim yang menyusunnya (membangunnya) hingga ketika bangunan sudah tinggi, Isma'il datang membawa batu ini lalu meletakkannya untuk Ibrahim agar bisa naik di atasnya sementara Isma'il memberikan batu-batu' Keduanya bekerja sambil mengucapkan kalimat do'a; (Rabb kami, terimalah (amal) dari kami sesunggunya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Keduanya terus saja membangun hingga mengelilingi Baitullah dan keduanya terus saja membaca do'a; (Rabb kami, terimalah (amal) dari kami sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui). (QS. Albaqarah 127).
Dan telah bercerita kepadaku ['Abdullah bin Muhammad] telah bercerita kepada kami ['Abdur Razzaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Ayyub a...
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو قَال...
Seandainya Hajar membiarkannya pasti air akan mengalir. Perawi berkata; Maka Hajar minum dari air (zamzam) itu sehingga dapat menyusui bayinya. Kemudian serombongan orang dari suku Jurhum lewat di dasar lembah dan mereka melihat ada seekor burung, seakan mereka tidak percaya, Mereka berkata: Tidak akan ada burung melainkan pasti karena ada air. Akhirnya mereka mengutus seorang utusan mereka untuk melihatnya yang ternyata mereka memang berada di kawasan yang ada air. Utusan itu kemudian kembali kepada mereka dan mengabarkan (apa yang dilihatnya). Kemudian mereka menemui Hajar dan berkata; Wahai Ibu Isma'il, apakah kamu mengidzinkan kami untuk tinggal bersama kamu atau kami hidup bertetangga bersama kamu?. Kemudian anaknya (Isma'il) tumbuh menjadi seorang pemuda lalu menikah dengan seorang wanita. Perawi berkata; Kemudian timbul keinginan pada diri Ibrahim maka dia berkata kepada keluarganya; Aku akan pergi melihat keluargaku yang aku tinggalkan. Perawi berkata; Maka Ibrahim datang dan memberi salam seraya berkata; Kemana Isma'il?. Istri isma'il berkata; Pergi berburu. Ibrahim berkata; Katakanlah kepadanya jika sudah datang supaya dia mengubah daun pintu rumahnya. Ketika Isma'il datang istrinya menceritakan kedatangan Ibrahim. Maka Isma'il berkata; Kamulah yang dimaksud dengan daun pintu itu, maka kembalilah kamu kepada keluargamu.Kemudian timbul lagi keinginan pada diri Ibrahim maka dia berkata kepada keluarganya; Aku akan pergi melihat keluargaku yang aku tinggalkan. Ketika tiba, Ibrahim bertanya; Kemana Isma'il. Istrinya menjawab; Dia pergi berburu. Apakah tidak sebaiknya anda singgah dulu dan makan minum bersama kami?. Ibrahim bertanya; Apa makanan dan minuman kalian?. Istri Isma'il menjawab; Makanan kami daging dan minuman kami air. Lalu Ibrahim berdo'a; Ya Allah, berkahilah mereka dalam daging dan air mereka. Abu al-Qasim Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: Daging dan air disini penuh dengan barakah karena barokah doa Ibrahim 'Alaihissalam.Kemudian timbul lagi keinginan pada diri Ibrahim maka dia berkata kepada keluarganya; Aku akan pergi melihat keluargaku yang aku tinggalkan. Maka Ibrahim datang dan bertemu dengan Isma'il dari balik (sumur) zamzam sedang memperbaiki panahnya lalu berkata; Wahai Isma'il, sesungguhnya Rabbmu telah memerintahkan aku agar membangun rumah. Isma'il berkata; Taatilah Rabbmu. Ibrahim berkata lagi; Sesungguhnya Dia telah memerintahkan aku agar kamu membantu aku dalam pembangunan rumah yang dimaksud. Isma'il berkata; Kalau begitu aku akan lakukan, atau seperti yang dikatakannya. Perawi berkata; Maka keduanya mulai membangun, Ibrahim yang membangun sedangkan Isma'il membawa bebatuan, keduanya sambil membaca do'a; (Rabb kami, terimalah (amal) dari kami sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Keduanya terus saja membangun hingga mengelilingi Baitullah dan keduanya terus saja membaca do'a; (Rabb kami, terimalah (amal) dari kami sesunggunya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui). Perawi berkata; Keduanya terus membangun hingga ketika bangunan sudah tinggi dan Ibrahim sebagai orangtua yang sudah renta agak kepayahan untuk mengangkat batu ke susunan tembok yang lebih tinggi, dia berdiri di atas batu sebagai tempat berdirinya (al-Maqam) sedangkan Ismail terus memberinya bebatuan sambil keduanya terus membaca do'a; (Rabb kami, terimalah (amal) dari kami sesunggunya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui) (QS. Albaqarah 128).
Telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin Muhammad] telah bercerita kepada kami [Abu 'Amir 'Abdul Malik bin 'Amru] berkata telah bercerita kepadaku [...
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا إ...
al-Masjidil Haram. Dia berkata, aku tanya lagi; Kemudian apa?. Beliau menjawab: al-Masjidil Aqshaa. Aku bertanya lagi; Berapa lama selang waktu antara keduanya?. Beliau menjawab: Empat puluh tahun. Kemudian dimana saja kamu berada dan waktu shalat sudah datang maka shalatlah, karena didalamnya ada keutamaan.
Telah bercerita kepada kami [Musa bin Isma'il] telah bercerita kepada kami ['Abdul Wahid] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] telah bercerita kepa...
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو مَوْلَى الْمُ...
Sesungguhnya gunung ini mencintai kita dan kitapun mencintainya. Ya Allah, sesungguhnya Ibrahim telah mengharamkan (menjadikan suci) kota Makkah dan aku pun mengharamkan kota yang berada di antara dua batu hitam (Madinah) . Dan diriwayatkan pula oleh 'Abdullah bin Zaid dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam.
Telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin Maslamah] dari [Malik] dari ['Amru bin Abi 'Amru, maula Al Mutahllib] dari [Anas bin Malik radliallahu 'anh...
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْ...
Tahukah kamu bahwa kaummu ketika membangun Ka'bah (memperbaikinya), mereka menggesernya dari posisi pondasi yang dibangun oleh Ibrahim. Aku bertanya; Wahai Rasulullah, apakah tidak sebaiknya baginda kembalikan kepada posisi pondasi yang dibangun Ibrahim?. Beliau bersabda: Seandainya tidak mempertimbangkan keadaan kaummu yang baru saja meninggalkan (zaman) kekafiran, (tentu aku sudah mengembalikannya) . Maka 'Abdullah bin 'Umar mengatakan, kalaulah 'Aisyah Radhiyallahu'anha mendengar ini dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam, maka aku sependapat bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam tidak pernah meninggalkan mengusap dua rukun (tiang yamani) yang berada didepan hajar aswad ini, karena Baitullah tak lagi dibangun di atas pondasi yang dibangun oleh Ibrahim 'Alaihissalam . Isma'il berkata; 'Abdullah bin Muhammad bin Abu Bakr (sebagai ganti penyebutan sekaligus nama sesungguhnya dari Ibnu Abi Bakr, perawi dari hadits ini).
Telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin Yusuf] telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Salim bin 'Abdullah] bahwa [Ibnu Abu ...
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِ...
Allahumma shalli 'alaa Muhammadin wa azwaajihi wa dzurriyyatihii kamaa shollaita 'alaa aali Ibrahim wa baarik 'alaa Muhammadin wa azwaajihi wa dzurriyyatihii kamaa baarakta 'alaa aali Ibrahim innaka hamiidun majiid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad, istri-istrinya dan anak keturunannya sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada keluarga Ibrahim dan berilah barakah kepada Muhammad, istri-istrinya dan anak keturunannya sebagaimana Engkau telah memberi barakah kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkah Maha Terpuji dan Maha Mulia) .
Telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin Yusuf] telah mengabarkan kepada kami [Malik bin Anas] dari ['Abdullah bin Abi Bakr bin Muhammad bin 'Amru b...
حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ حَفْصٍ وَمُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِ...
Allahumma shalli 'alaa Muhammadin wa 'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa Ibrahiim wa 'alaa aali Ibrahim innaka hamiidun majid. Allahumma baarik 'alaa Muhammadin wa 'alaa aali Muhammadin kamaa baarakta 'alaa Ibrahiim wa 'alaa aali Ibrahim innaka hamiidun majiid (Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahiim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkah Maha Terpuji dan Maha Mulia. Ya Allah berilah barakah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi barakah kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkah Maha Terpuji dan Maha Mulia) .
Telah bercerita kepada kami [Qais bin Hafsh] dan [Musa bin Isma'il] keduanya berkata telah bercerita kepada kami ['Abdul Wahid bin Ziyad] telah bercer...
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ الْمِنْهَالِ عَنْ سَ...
Sesungguhnya nenek moyang kamu pernah memohonkan perlindungan untuk Isma'il dan Ishaq dengan kalimat ini: A'uudzu bi kalimaatillaahit taammati min kulli syaitaani wa haammatin wa min kuli 'ainin laammah (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan dan segala makhluq berbisa dan begitupun dari setiap mata jahat yang mendatangkan petaka).
Telah bercerita kepada kami ['Utsman bin Abi Staibah] telah bercerita kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Al Minhal] dari [Sa'id bin Jubair] dari...