hadisnabi.web.id
Menampilkan hadits-hadits dalam bab ini.
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي سَالِمٌ ع...
jika perjalanan mendesak, Beliau menangguhkan shalat Maghrib dan menggabungkannya bersama shalat 'Isya'. Berkata, Salim: Dan 'Abdullah bin 'Umar Radhiyallahu'anhu mengerjakannya juga bila terdesak (tergesa-gesa) dalam perjalanan. Al Laits menambahkan dan berkata, telah menceritakan kapada saya Yunus dari Ibnu Syihab; Salim berkata: Ibnu 'Umar Radhiyallahu'anhuma menggabungkan antara shalat Maghrib dan 'Isya' saat berada di Muzdalifah. Salim berkata, lagi; Ibnu 'Umar Radhiyallahu'anhuma mengakhirkan shalat Maghrib karena hendak menolong isterinya Shafiyah binti Abu 'Ubaid (yang sedang sakit). Aku katakan kepadanya; Mari kita dirikan shalat?!. Dia menjawab: Terus saja berjalan. Aku katakan lagi; Mari kita dirikan shalat?!. Dia menjawab: Terus saja berjalan. Hingga ketika perjalanan sudah mencapai dua atau tiga mil, dia turun lalu mendirikan shalat. Setelah selesai dia berkata: Beginilah, aku pernah melihat Nabi melaksanakan shalat bila dalam keadaan terdesak dalam perjalanannya. Dan berkata, 'Abdullah bin 'Umar Radhiyallahu'anhu: Aku melihat Nabi jika perjalanan mendesak, Beliau menangguhkan shalat Maghrib, kemudian Beliau mengerjakan tiga raka'at lalu salam. Kemudian diam sejenak lalu mengerjakan shalat 'Isya' dengan dua raka'at lalu salam. Beliau tidak bertasbih (mengerjakan shalat sunnah) setelah shalat 'Isya' hingga Beliau bangun di penghujung malam.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Yaman] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib] dari [Az Zuhriy] berkata, telah mengabarkan kepada saya...