✦

الحديث رقم 398

✦

النداء للصلاة

متواتر • Mutawatirمرفوع • Marfu'

Kitab

Adzan

النداء للصلاة

Bab

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat shalat Kusuf

العمل في صلاة الكسوف

✍

Matan Arab

حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْ خَسَفَتْ الشَّمْسُ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالنَّاسِ فَقَامَ فَأَطَالَ الْقِيَامَ ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ ثُمَّ قَامَ فَأَطَالَ الْقِيَامَ وَهُوَ دُونَ الْقِيَامِ الْأَوَّلِ ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ وَهُوَ دُونَ الرُّكُوعِ الْأَوَّلِ ثُمَّ رَفَعَ فَسَجَدَ ثُمَّ فَعَلَ فِي الرَّكْعَةِ الْآخِرَةِ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ انْصَرَفَ وَقَدْ تَجَلَّتْ الشَّمْسُ فَخَطَبَ النَّاسَ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا وَتَصَدَّقُوا ثُمَّ قَالَ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ وَاللَّهِ مَا مِنْ أَحَدٍ أَغْيَرَ مِنْ اللَّهِ أَنْ يَزْنِيَ عَبْدُهُ أَوْ تَزْنِيَ أَمَتُهُ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ وَاللَّهِ لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا

🇮🇩

Terjemahan

Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Hisyam bin Urwah dari Bapaknya dari Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata; "Pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terjadi gerhana matahari. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian shalat mengimami orang-orang. Beliau lalu berdiri dengan memperpanjang berdirinya, lalu rukuk dengan memperpanjang waktunya, kemudian berdiri dengan memanjangkan berdirinya. Namun tidak sebagimana saat berdiri yang pertama. Kemudian rukuk dengan memperpanjangnya namun tidak sepanjang rukuk yang pertama. Kemudian beliau bangun dari rukuk dan bersujud. Kemudian beliau mengerjakan rakaat yang terakhir seperti itu. Beliau selesai dan matahari telah tampak. Lantas beliau berkhutbah kepada orang-orang dengan memuji Allah dan mengagungkan-Nya: 'Matahari dan bulan adalah suatu tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Terjadinya gerhana pada keduanya bukan karena kematian atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat hal itu, berdoalah pada Allah dan bertakbir serta bersedekahlah.' Beliau menambahkan: 'Wahai Umat Muhammad! Demi Allah, tidak ada orang yang lebih cemburu dari Allah bila hamba-Nya berzia, baik laki-laki atau pun perempuan. Wahai umat Muhammad, demi Allah! Kalau saja kalian tahu apa yang saya tahu, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis'."

Sanad Perawi

3

Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq

Ummu 'Abdullah

Sahabat
📌

Kalangan

Shahabat

🏛️

Nasab

At Taymiyyah

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📅

Wafat

58 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 849muslim: 630abudaud: 429tirmidzi: 288nasai: 664ibnumajah: 386ahmad: 2395malik: 128darimi: 195
💬
Komentar Ulama

• Shahabat

2

Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad bin 'Abdul 'Izzi bin Qu

Abu 'Abdullah

Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'in kalangan pertengahan

🏛️

Nasab

Al Asadiy

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📅

Wafat

93 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 629muslim: 328abudaud: 210tirmidzi: 131nasai: 270ibnumajah: 165ahmad: 890malik: 149darimi: 97
💬
Komentar Ulama

• Al 'Ajli: Tsiqah

• Ibnu Hajar: Tsiqah

• Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'Ats Tsiqat'

1

Hisyam bin 'Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam

Abu Al Mundzir

Jujur, Haditsnya Hasan
📌

Kalangan

Tabi'ul Atba' kalangan tua

🏛️

Nasab

Al Asadiy

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📅

Wafat

145 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 349muslim: 185abudaud: 108tirmidzi: 76nasai: 122ibnumajah: 101ahmad: 465malik: 122darimi: 56
💬
Komentar Ulama

• Al 'Ajli: Tsiqah

• Ibnu Sa'd: tsiqah tsabat

• Abu Hatim: "tsiqah, imam fil hadits"

• Ya'kub bin Syaibah: tsiqah tsabat

• Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'ats tsiqaat

• Ibnu Hajar al 'Asqalani: "tsiqah,faqih"

• Adz Dzahabi: seorang tokoh

Berhasil Disalin!

Teks telah disalin ke clipboard.

Hadits Malik No. 398 | Hadis Nabi