الحديث رقم 47

الطهارة

موقوف • Mauquf

Kitab

Tohharah

الطهارة

Bab

Meninggalkan wudhu" karena makanan yang terpanggang api

ترك الوضوء مما مسته النار

Matan Arab

و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ ضَمْرَةَ بْنِ سَعِيدٍ الْمَازِنِيِّ عَنْ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ أَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ أَكَلَ خُبْزًا وَلَحْمًا ثُمَّ مَضْمَضَ وَغَسَلَ يَدَيْهِ وَمَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ ثُمَّ صَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ

🇮🇩

Terjemahan

Perawi menerangkan; telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Dlamrah bin Said Al Mazini dari Aban bin Utsman, bahwa Utsman bin 'Affan makan roti dan daging, lalu berkumur-kumur, mencuci kedua tangannya, mengusap wajahnya, kemudian shalat dan tidak berwudlu.

السند • Sanad Perawi

3

Utsman bin 'Affan bin Abi Al 'Ash bin Umayyah

Abu 'Amru

Sahabat
📌

Kalangan

Shahabat

🏛️

Nasab

Al Qurasyiy Al Umawiy

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📅

Wafat

35 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 25muslim: 31abudaud: 15tirmidzi: 19nasai: 27ibnumajah: 23ahmad: 150malik: 41darimi: 23
💬
Komentar Ulama

Shahabat

2

Aban bin 'Utsman bin 'Affan

Abu Sa'id

Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'in kalangan pertengahan

🏛️

Nasab

Al Umawiy Al Quraisyiy

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📅

Wafat

105 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

muslim: 7abudaud: 4tirmidzi: 4nasai: 6ibnumajah: 5ahmad: 20malik: 6darimi: 4
💬
Komentar Ulama

Al 'Ajli: "Tsiqah, termasuk dari pembesar tabi'in"

Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'ats tsiqaat

Ibnu Hajar al 'Asqalani: Tsiqah

Adz Dzahabi: Faqih dan seorang mujtahid

1

Dlamrah bin Sa'id bin Abi Hannah

Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'in kalangan biasa

🏛️

Nasab

Al Anshari Al Maziniy

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

muslim: 3abudaud: 2tirmidzi: 1nasai: 3ibnumajah: 2ahmad: 9malik: 4darimi: 2
💬
Komentar Ulama

Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'ats tsiqaat

Al 'Ajli: Tsiqah

Abu Hatim: Tsiqah

An Nasa'i: Tsiqah

Ahmad bin Hambal: Tsiqah

Yahya bin Ma'in: Tsiqah

Ibnu Hajar Al Atsqalani: Tsiqah

Adz Dzahabi: mereka mentsiqahkannya

Berhasil Disalin!

Teks telah disalin ke clipboard.

Hadits Malik No. 47 | Hadis Nabi