الحديث رقم 163

الإيمان

متواتر • Mutawatirمرفوع • Marfu'

Kitab

Iman

الإيمان

Bab

Haramnya bunuh diri, dan bahwa barangsiapa membunuh dirinya dengan sesuatu

غلظ تحريم قتل الإنسان نفسه وأن من قتل نفسه بشيء

Matan Arab

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْقَارِيُّ حَيٌّ مِنْ الْعَرَبِ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْتَقَى هُوَ وَالْمُشْرِكُونَ فَاقْتَتَلُوا فَلَمَّا مَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَسْكَرِهِ وَمَالَ الْآخَرُونَ إِلَى عَسْكَرِهِمْ وَفِي أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ لَا يَدَعُ لَهُمْ شَاذَّةً إِلَّا اتَّبَعَهَا يَضْرِبُهَا بِسَيْفِهِ فَقَالُوا مَا أَجْزَأَ مِنَّا الْيَوْمَ أَحَدٌ كَمَا أَجْزَأَ فُلَانٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَا إِنَّهُ مِنْ أَهْلِ النَّارِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ أَنَا صَاحِبُهُ أَبَدًا قَالَ فَخَرَجَ مَعَهُ كُلَّمَا وَقَفَ وَقَفَ مَعَهُ وَإِذَا أَسْرَعَ أَسْرَعَ مَعَهُ قَالَ فَجُرِحَ الرَّجُلُ جُرْحًا شَدِيدًا فَاسْتَعْجَلَ الْمَوْتَ فَوَضَعَ نَصْلَ سَيْفِهِ بِالْأَرْضِ وَذُبَابَهُ بَيْنَ ثَدْيَيْهِ ثُمَّ تَحَامَلَ عَلَى سَيْفِهِ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَخَرَجَ الرَّجُلُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ وَمَا ذَاكَ قَالَ الرَّجُلُ الَّذِي ذَكَرْتَ آنِفًا أَنَّهُ مِنْ أَهْلِ النَّارِ فَأَعْظَمَ النَّاسُ ذَلِكَ فَقُلْتُ أَنَا لَكُمْ بِهِ فَخَرَجْتُ فِي طَلَبِهِ حَتَّى جُرِحَ جُرْحًا شَدِيدًا فَاسْتَعْجَلَ الْمَوْتَ فَوَضَعَ نَصْلَ سَيْفِهِ بِالْأَرْضِ وَذُبَابَهُ بَيْنَ ثَدْيَيْهِ ثُمَّ تَحَامَلَ عَلَيْهِ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ إِنَّ الرَّجُلَ لِيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الْجَنَّةِ فِيمَا يَبْدُو لِلنَّاسِ وَهُوَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لِيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ النَّارِ فِيمَا يَبْدُو لِلنَّاسِ وَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

🇮🇩

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Ya'qub -yaitu Ibnu Abdurrahman al-Qari- (nama sebuah desa di Arab) dari Abu Hazim dari Sahal bin Sa'id as-Saidi bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertemu dengan orang-orang musyrik, maka terjadilah peperangan. Semasa Rasulullah kembali ke pasukan muslimin, dan orang kafir kembali ke pasukan mereka terdapat seorang lelaki dari kalangan Sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang tidak membiarkan musuh berlalu begitu saja. Dia mengejar dan menyerang musuh dengan pedangnya. Sahabat Rasulullah yang lain berkata, 'Pada hari ini tiada di kalangan kita yang benar-benar berpuas hati seperti yang dilakukan oleh fulan.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terus bersabda: "Ketahuilah! Dia tergolong dalam golongan ahli Neraka'. Seorang lelaki dari kaum muslimin berkata, 'Aku akan mengikutnya sepanjang masa.' Sahl bin Sa'ad berkata lagi, 'Lelaki itu telah keluar bersama-sama dengan fulan, jika Si fulan berhenti ketika berperang maka dia turut berhenti, ketika fulan bergerak cepat, maka dia pun sama bergerak cepat. Lelaki itu berkata, 'Fulan mengalami luka parah. Karena tidak tahan dengan sakit yang dialami, maka dia ingin segera mati, lalu dia meletakkan gagang pedangnya ke tanah lalu menikam dirinya sendiri. Lelaki itu keluar bertemu Rasulullah lalu berkata, 'Aku bersaksi bahwa kamu Muhammad, adalah utusan Allah'. Rasulullah bertanya, 'Ada apa dengan kamu ini? ' Lelaki itu berkata, 'Lelaki yang kamu sebut-sebut sebagai ahli Neraka sedangkan kebanyakan manusia merasa keberatan dengan hal ini, maka aku bersaksi kepadamu, wahai Rasulullah tentang fulan, aku telah keluar mengikutnya sepanjang peperangan sehingga aku dapati dia telah luka parah, dia ingin cepat mati, lalu dia telah meletakkan gagang pedangnya ke tanah dan mata pedang di antara dua dadanya kemudian dia menekankanya pada dirinya sehingga membunuh dirinya sendiri.' Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya ada lelaki yang beramal seperti amalan ahli Surga dalam pandangan manusia, padahal dia adalah ahli Neraka. Dan ada juga lelaki yang beramal dengan amalan ahli Neraka dalam pandangan manusia, padahal dia adalah ahli Surga'."

السند • Sanad Perawi

4

Sahal bin Sa'ad bin Malik

Abu Al 'Abbas

Sahabat
📌

Kalangan

Shahabat

🏛️

Nasab

As Sa'adiy Al Anshariy

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📅

Wafat

88 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 131muslim: 33abudaud: 21tirmidzi: 17nasai: 21ibnumajah: 30ahmad: 102malik: 8darimi: 15
💬
Komentar Ulama

Ibnu Hajar al 'Asqalani: Shahabat

3

Salamah bin Dinar

Abu Hazim

Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'in kalangan biasa

🏛️

Nasab

At Tammar

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📅

Wafat

135 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 121muslim: 40abudaud: 17tirmidzi: 13nasai: 17ibnumajah: 28ahmad: 93malik: 9darimi: 14
💬
Komentar Ulama

Yahya bin Ma'in: Tsiqah

Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'ats tsiqaat

Adz Dzahabi: Ahadul A'lam

Adz Dzahabi: Imam

Ibnu Hajar al 'Asqalani: Tsiqah abid

2

Ya'qub bin 'Abdur Rahman bin Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Qariy

Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan

🏛️

Nasab

Al Madaniy Al Qariy

🏡

Negeri Hidup

Maru

📅

Wafat

181 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 26muslim: 48abudaud: 14tirmidzi: 7nasai: 10ahmad: 31darimi: 1
💬
Komentar Ulama

Yahya bin Ma'in: Tsiqah

Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'ats tsiqaat

Ahmad bin Hambal: Tsiqah

Ibnu Hajar al 'Asqalani: Tsiqah

1

Qutaibah bin Sa'id bin Jamil bin Tharif bin 'Abdullah

Abu Raja'

Sangat Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'ul Atba' kalangan tua

🏛️

Nasab

Ats Tsaqafiy Al Baghlaniy

🏡

Negeri Hidup

Himsh

📅

Wafat

240 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 324muslim: 666abudaud: 191tirmidzi: 601nasai: 682ibnumajah: 4ahmad: 212
💬
Komentar Ulama

Abu Hatim: Tsiqah

An Nasa'i: Tsiqah

Yahya bin Ma'in: Tsiqah

Ibnu Hajar al 'Asqalani: Tsiqah Tsabat

Berhasil Disalin!

Teks telah disalin ke clipboard.

Hadits Muslim No. 163 | Hadis Nabi