حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنْ مَ...
Ya Allah, (turunkanlah) kelaparan seperti kelaparannya Yusuf. Masruq berkata: Mereka pun tertimpa kelaparan yang menyerang segala sesuatu hingga mereka makan kulit dan bangkai karena lapar. Seseorang dari mereka melihat ke langit seperti wujud kabut lalu mereka mendatangi Abu Sufyan, ia berkata: Hai Muhammad, kau datang memerintahkan untuk menaati Allah dan menyambung silaturrahim, kaummu telah binasa, berdoalah kepada Allah 'azza wajalla untuk mereka.Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. inilah azab yang pedih hingga fimranNya Sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar). (Ad Dukhaan: 10-15) ia berkata: Apakah siksaan akhirat akan dihilangkan?(Ingatlah) hari (ketika) kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya kami adalah pemberi balasan. (Ad Dukhaan: 16) hantaman keras adalah perang Badar. Tanda-tanda asap, hantaman keras, kematian dan ayat tentang (kemenangan) Romawi telah berlalu.
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] telah mengkhabarkan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Abu Adh Dhuha] dari [Masruq] berkata: ...
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ وَوَكِيعٌ ح و حَدَّثَنِي أَ...
Beliau mendoakan mereka agar tertimpa kelaparan seperti kaum Yusuf. Mereka tertimpa kemarau dan keletihan hingga seseorang melihat ke langit, ia melihat seperti wujud kabut antara dirinya dan langit karena keletihan dan hingga mereka memakan tulang. Seseorang kemudian mendatangi nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam dan berkata: Wahai Rasulullah, mintakan ampunan pada Allah untuk Mudlar karena mereka telah binasa. Beliau bersabda kepada Mudlar: Sesungguhnya kau gegabah. Abdullah berkata: Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam berdoa untuk mereka lalu Allah 'azza wajalla menurunkan: Sesungguhnya (kalau) kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit. Sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar). (Ad Dukhaan: 10-15) Abdullah berkata: Lalu mereka diberi hujan dan saat mereka mendapatkan kemakmuran, mereka kembali lagi seperti semula. Abdullah berkata: Lalu Allah 'azza wajalla menurunkan: Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. inilah azab yang pedih. (Ad Dukhaan: 10) Abdullah berkata: Yaitu perang Badar.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dan [Waki']. Telah menceritakan kepadaku [Ab...
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنْ مَسْ...
Lima (tanda-tanda) Telah terjadi: kabut, kematian, (kemenangan) Romawi, hantaman keras dan (terbelahnya) bulan. Telah menceritakan kepada kami Abu Sa'id Al Asyuj telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Al A'masy dengan sanad ini dengan matan serupa.
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Abu Adh Dhuha] dari [Masruq] dari [A...
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَع...
mengenai firman Allah 'azza wajalla: Dan Sesungguhnya kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat). (As Sajdah: 21) Ia berkata: Musibah-musibah dunia, Perang Romawi, hantaman keras atau munculnya kabut Syu'bah ragu pada hantaman ataukah munculnya kabut.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mustanna] dan [Muhammad bin Basyar] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'...