حَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى التُّجِيبِيُّ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ا...
Hendaknya kamu yang mengawasi tidur kami malam ini!. Bilal pun shalat sekemampuan yang ditakdirkan, sementara Rasulullah tidur. Begitu juga dengan para sahabatnya. Ketika mendekati fajar, Bilal bersandar kepada unta tunggangannya, rupanya kedua mata Bilal terasa berat hingga ketiduran, dengan posisi bersandar kepada untanya. Di pagi harinya Rasulullah belum juga bangun, demikian juga Bilal, dan tak satupun dari sahabatnya yang bangun hingga mereka terbangun oleh sinar matahari yang menyengat. Rasulullah akhirnya yang pertama-tama bangun. Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam merasa kaget dan menyeru: Hei Bilal! Bilal Menjawab; Wahai Rasulullah, tadi nyawaku telah dipegang Dzat yang memegang nyawamu, demi ayah dan ibuku sebagai tebusanmu! Beliau lalu bersabda: Mari tuntunlah hewan tunggangan kalian. Para sahabat pun menuntun hewan tunggangannya, sesaat kemudian Rasulullah berwudhu. Beliau lalu memerintahkan Bilal supaya mengumandangkan iqamat shalat. Setelah itu Beliau mengimami shalat subuh bersama mereka. Selesai shalat, beliau bersabda: Siapa yang terlupa shalat, lakukanlah ketika ingat, sebab Allah ta'ala berfirman Dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku. QS. Toha 14. Yunus berkata; sedangkan Ibnu Syihab membacanya dengan lidzdzikraa.
Telah menceritakan kepadaku [Harmalah bin Yahya At Tujibi] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahb] telah mengabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syi...
و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ وَيَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ كِلَاهُمَا عَنْ يَح...
Hendaknya setiap kalian menuntun kepala hewan tunggangannya masing-masing, sebab persinggahan ini telah didatangi setan. Abu Hurairah berkata; Kami pun melaksanakan apa yang di katakana beliau, kemudian beliau meminta air, setelah beliau berwudhu', beliau mengerjakan raka'at shalat. Ya'kub mengatakan; Kemudian beliau mengerjakan dua kali sujud. Setelah iqamat shalat dikumandangkan, beliau langsung mengerjakan shalat subuh.
Dan telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Hatim] dan [Ya'kub bin Ibrahim Ad Dauraqi], keduanya dari [Yahya]. [Ibn Hatim] mengatakan; telah menceri...
و حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي ابْنَ الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا ثَ...
sesungguhnya kalian sekarang berangkat mengarungi waktu sore dan malam kalian, dan kalian akan sampai mata air esok hari, insya Allah. Lalu para sahabat berangkat dan tak satupun para sahabat yang bersandarkan (berboncengan) dengan temannya. Abu Qatadah berkata; Ketika Rasulullah berangkat hingga pertengahan malam, -ketika itu aku berada disampingnya- ternyata Rasulullah mulai terserang kantuk sehingga badan beliau kelihatan oleng dari hewan kendaraannya. Maka aku mendatangi beliau, aku luruskan badannya dan kutopang dari bawahnya dengan harapan tidak membangunkannya sampai beliau duduk diatas hewan kendaraannya secara normal. Abu Qatadah melanjutkan; Setelah itu beliau berangkat, ketika sebagian besar malam telah berlalu, badan beliau kembali oleng dari kendaraannya, dan aku kembali meluruskan badan beliau dengan menopang dari bawah, supaya tidak membangunkannya. Beliau terus menyusuri perjalanan, ketika waktu sahur (waktu sebelum terbitnya fajar -pent) tiba, badan beliau oleng jauh lebih dahsyat daripada oleng yang pertama dan kedua, hingga beliau nyaris terjatuh. Lalu aku mendatangi beliau, kubenarkan tidurnya dan kutopang dari bawahnya. Sesaat kemudian beliau angkat kepalanya dan bertanya: Siapakah ini? Aku menjawab; Aku Abu Qatadah beliau bertanya: Semenjak kapan engkau mengawasiku dalam perjalanan? Aku menjawab; Semenjak tadi malam, Beliau bersabda: Semoga Allah selalu menjagamu karena engkau menjaga nabi-Nya, Kemudian beliau bertanya: Apakah anda mengira kita tidak terlihat oleh orang lain? kemudian beliau bertanya lagi: Apakah engkau melihat yang lain? Aku menjawab; Ini ada seorang pengendara, aku berkata lagi; Ini datang lagi seorang pengendara, hingga kami berkumpul dan berjumlah tujuh pengendara. Abu Qatadah berkata; Rupanya Rasulullah mencoba untuk menikung dari jalan sambil menyandarkan kepalanya, kemudian beliau berpesan: Tolong jaga shalat kami! Dan yang pertama kali bangun adalah Rasulullah , ketika sinar matahari nampak nyata di punggungnya. Abu Qatadah mengatakan; kami lalu bangun sambil terkejut. Beliau bersabda: Naiklah kalian semua. Kami lalu meneruskan perjalanan sambil menaiki kendaraan kami, ketika matahari agak meninggi, beliau turun dan meminta bejana berisi sedikit air yang aku bawa untuk wudlu', Rasulullah pun berwudlu' dengan wudlu' tidak seperti biasanya, namun airnya masih tersisa sedikit. Setelah itu beliau berpesan kepada Abu Qatadah: Jagalah bejana wudlu'mu, sebab suatu saat bejanamu akan menjadi legenda! Bilal lantas mengumandangkan adzan untuk shalat. Setelah itu Rasulullah shalat dua rakaat, dan diteruskan dengan shalat subuh, beliau melakukan hal itu sebagaimana beliau melakukan di setiap harinya. Abu Qatadah melanjutkan; Rasulullah lantas berkendara dan kami pun berkendara bersamanya, ketika kami satu sama lain saling berbisik; Apa kaffarat kami karena telah mengakhirkan shalat dari waktunya? Beliau kemudian bersabda: Bukanlah aku teladan bagi kalian? kemudian beliau bersabda: Tidaklah dikatakan mengakhirkan (meremehkan) shalat karena ketiduran, hanyasanya meremehkan (shalat) itu bagi orang yang tidak menunaikan shalat hingga tiba waktu shalat yang lain. Oleh kerena itu, siapa yang melakukan hal ini, hendaknya ia shalat ketika sadar. Dan hendaknya esok hari sebisa mungkin ia melakukan tepat pada waktunya. Kemudian Abdullah bertanya: Menurutmu, apa yang di lakukan oleh para sahabat? Abu Qatadah menjawab; Setelah itu para sahabat kehilangan nabi mereka. Abu Bakr dan Umar lalu berseru; 'Rasulullah berada di belakang kalian, dan beliau tidak meninggalkan kalian! Justeru sebagian sahabat mengatakan; Tidak, Rasulullah ada di depan kalian. Sekiranya mereka menta'ati Abu Bakr dan Umar, mereka tidak akan tersesat. Abu Qatadah melanjutkan; Maka kami dapat menyusul semua sahabat ketika terik matahari sangat panas dan segala-galanya menjadi panas, lalu mereka berkeluh; Wahai Rasulullah, celaka kita kehausan. Beliau menjawab: Tidak, kalian tidak akan celaka! Beliau lalu bersabda: Berikan wadah kecilku padaku! kemudian beliau meminta bejana untuk berwudlu'. Rasulullah lalu mengucurkan air, sementara Abu Qatadah memberi minum para sahabat. Ketika para sahabat melihat air dikucurkan dari bejana, maka mereka berdesak-desakan, Rasulullah lalu bersabda: Berbuat baiklah, sebab kalian semua akan minum hingga puas. Mereka akhirnya melakukan perintah beliau, sementara Rasulullah terus mengucurkan air sedang Abu Qatadah membagi minuman kepada para sahabat hingga tidak tersisa selain aku dan Rasulullah . Kemudian Rasulullah mengucurkan sambil berujar kepadaku: Silahkan kamu meminumnya. Aku menjawab; Saya tidak akan minum hingga engkau minum wahai Rasulullah!. Beliau bersabda: Yang memberi minum seharusnya yang terakhir kali minum. Abu Qatadah berkata; Maka aku pun minum dan Rasulullah juga minum. Abu Qatadah melanjutkan; Kemudian para sahabat mendatangi air dan mereka merasa puas karena kenyang minum. Kata Abdullah bin Rabah; Sungguh akan aku sampaikan hadits ini di masjid agung. Tiba-tiba Imran bin Hushain berkata; Telitilah terlebih dahulu wahai anak muda, bagaimana engkau akan menyampaikannya, sebab aku adalah salah satu dari pengendara di malam itu. Abdullah bin Rabah berkata; Aku bertanya; Kalau begitu, anda lebih tahu tentang hadits ini. Imran bertanya; Dari manakah asalmu? Aku menjawab; Dari Anshar. Imran berkata; Baiklah, sampaikanlah hadits itu, sebab engkau lebih tahu dengan haditsmu. Abdullah berkata; Setelah itu aku menyampaikan hadits itu kepada orang-orang. Imran berkata: Aku menyaksikan peristiwa malam itu, dan tidak ada seorangpun yang lebih bisa mengingatnya, sebagaimana aku mengingatnya.
Dan telah menceritakan kepada kami [Syaiban bin Farukh] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman yaitu Ibnu Al Mughirah], telah menceritakan kepada ka...
و حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ صَخْرٍ الدَّارِمِيُّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ...
apa yang menghalangimu untuk shalat bersama kami? Dia menjawab; Wahai Nabiyullah, aku tengah junub. Rasulullah lalu memerintahkan supaya dia bertayammum dengan permukaan tanah. Setelah itu dia mengerjakan shalat. Kemudian beliau memrintahkanku supaya bersegera menaiki kendaraan guna mencari air. Ketika itu kami merasa kehausan. Saat kami tengah berjalan, tiba-tiba seorang wanita menjulurkan kedua kakinya diantara mizadah yaitu geriba air bersusun. Kami berkata kepada wanita itu; Dimana ada air? wanita itu menjawab; Wah, wah, kalian tak punya air? kami menjawab; Berapa jarak antara keluargamu dan sumber mata air? dia menjawab; Perjalanan sehari-semalam. Kami berkata; Pergilah menemui Rasulullah ! Dia menjawab; Siapa itu Rasulullah? Kami belum bias mengendalikan urusan wanita itu, hingga kami mengajaknya dan menghadapkannya ke Rasulullah . Kemudian beliau bertanya kepada wanita itu, lalu wanita itu mengabarkan asal usulnya sebagaimana ia mengabarkan kepada kami. Dirinya mengebarkan kepada beliau bahwa ia adalah pengasuh beberapa anak yatim. Lantas beliau memerintahkan supaya unta pembawa air itu diderumkan. Dengan mulutnya, beliau lalu menyemprotkan air ke air yang dikucurkan dari dua geriba kulit bagian atas, kemudian beliau sebarkan ke unta pembawa air. Ketika itu kami bergegas untuk minum, ketika itu jumlah kami sebanyak empat puluh orang yang semuanya merasa kehausan, hingga kami pun puas, kami juga sempat memenuhi setiap geriba dan jerigen kami (dengan air tersebut), kami juga dapat memandikan teman kami. Hanya kami tidak memberi minum unta kami karena nyaris mau pecah. Maksud kami, air yang berasal dari dua mizadah. Kemudian beliau bersabda: Kumpulkan bawaan yang kalian bawa! Maka kami mengumpulkan bekal yang kami bawa sebagai hadiah untuk wanita itu, yaitu berupa kurma, tali, dan daging. Beliau lalu bersabda kepada wanita itu: Pulanglah, dan pergunakanlah bekal ini untuk keluargamu, ketahuilah bahwa kami sama sekali tidak mengurangi sedikitpun air yang kamu bawa! Ketika wanita itu menemui keluarganya, ia berkata; Sungguh telah menemukan manusia paling penyihir di muka bumi, ataukah dia seorang nabi sebagaimana ia akui? Diantara kisahnya adalah demikian-demikian. Rupanya Allah memberikan hidayah kepada penghuni kampung lewat wanita itu, sehingga ia masuk Islam, dan mereka pun masuk Islam. Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim Al Hanzhali telah mengabarkan kepada kami An nadlr bin Syumail telah menceritakan kepada kami Auf bin Abu Jamilah Al A'rabi dari Abu Raja' Al 'Atharidi dari Imran bin Hushain, katanya; kami pernah bersama Rasulullah dalam suatu perjalanan. Suatu malam, kami menyusuri perjalanan hingga akhir malam, beberapa saat menjelang subuh, kami singgah. Dan tidak ada persinggahan (istirahat) bagi seorang musafir yang lebih enak daripada persinggahan (istirahat) ketika itu. Pada saat itu, tidak ada seorangpun yang membangunkan kami selain sinar panas matahari. Lalu dia membawakan hadits itu sebagaimana hadits Salam bin Zarir dengan adanya tambahan dan pengurangan. Ia berkata dalam hadisnya; Ketika Umar bin Khattab bangun, ia menemukan musibah yang menimpa para sahabatnya. Dia adalah sosok yang beliau berbadan besar dan kuat, dia langsung memekikkan takbir hingga Rasulullah terbangun karena suara takbirnya yang keras. Ketika Rasulullah bangun, para sahabat mengeluhkan kepada beliau perihal sesuatu yang telah mereka alami. Rasulullah hanya bersabda: Tidak masalah, teruskanlah perjalanan kalian… lalu perawi mengisahkan hadits tersebut.
Dan telah menceritakan kepadaku [Ahmad bin Said bin Sakhr Ad Darimi] telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Abdul Majid], telah menceritakan ...
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ س...
Jika Rasulullah dalam suatu perjalanan lalu singgah di waktu malamnya, maka beliau berbaring dengan bertumpu lambung kanannya, apabila beliau singgah di saat-saat sebelum subuh, maka beliau tegakkan hastanya searah badannya, kemudian beliau letakkan kepalanya diatas telapak tangannya.
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] telah mengabarkan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salama...
حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أ...
Barangsiapa lupa shalat, hendaklah ia tunaikan ketika ingat, tidak ada kaffarat atas shalatnya selain menunaikannya. Qatadah berkata; Dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku. Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Sa'id bin Manshur dan Qutaibah bin Said, semuanya dari Abu 'Awanah dari Qatadah dari Anas dari Nabi , namun dia tidak menyebutkan; Tak ada kaffarat atasnya selain itu.
Telah menceritakan kepada kami [Haddab bin Khalid] telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas bin Mal...
و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَ...
Barangsiapa lupa shalat atau ketiduran karenanya, maka kaffaratnya adalah menunaikannya disaat ingat.
Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] telah menceritakan kepada kami [Said] dari [...
و حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا الْمُثَنَّى عَنْ قَتَادَ...
Jika salah seorang diantar kalian ketiduran dari (tidak mengerjakan) shalat, hendaknya ia mengerjakan ketika ingat, sebab Allah Ta'ala berfirman;
Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali Al Jahdlami] telah menceritakan kepadaku [Ayahku] telah menceritakan kepada kami [Al Mutsanna] dari [Qat...
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ عُرْوَ...
diwajibkan dua rakaat-dua rakaat, baik ketika mukim maupun ketika safar, lantas dua rakaat tersebut ditetapkan untuk shalat ketika safar saja, sedangkan ketika mukim ditambah.
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] katanya; Aku menyetorkan hapalan kepada [Malik] dari [Shalih bin Kisan] dari ['Urwah bin Zubair] dari...
و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ ...
Allah menetapkan shalat ketika diwajibkan-Nya sebanyak dua rakaat, kemudian Allah sempurnakan (ditambah) ketika mukim, sedangkan shalat safar ditetapkan sesuai ketentuan pertama (dua rakaat).
Dan telah menceritakan kepadaku [Abu Thahir] dan [Harmalah bin Yahya] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnuu Wahb] dari [Yunus] dari ...
و حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ...
ketika pertama kali, shalat ditetapkan sebanyak dua rakaat, lantas dua rakaat ditetapkan untuk shalat safar, sedangkan ketika bermukim, shalat disempurnakan (ditambah). Az Zuhri mengatakan; Saya tanyakan kepada 'Urwah; Lalu apa alasan 'Aisyah shalat secara sempurna (tidak diringkas) ketika safar? Jawabnya; Ia mempunyai kesimpulan sebagaimana kesimpulan Utsman.
Dan telah menceritakan kepadaku [Ali bin Khasyram] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu 'Uyainah] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari ['Aisyah], bahwa k...
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَقُ بْن...
Tak ada dosa atasmu meng-qashar shalat, jika kamu khawatir terhadap orang-orang kafir yang hendak memberi cobaan kepadamu. QS. Annisa'; 101, sementara manusia saat ini dalam kondisi aman (maksudnya tidak dalam kondisi perang). Umar menjawab; Sungguh aku juga pernah penasaran tentang ayat itu sebagaimana kamu penasaran, lalu aku tanyakan kepada Rasulullah tentang ayat tersebut, beliau lalu menjawab:
Dan telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib] dan [Zuhair bin Harb] dan [Ishaq bin Ibrahim]. Ishaq mengatakan; telah...
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَسَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ وَأَبُو الرَّبِيعِ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيد...
Allah mewajibkan shalat melalui lisan Nabi kalian, ketika mukim sebanyak empat raka'at, dan ketika safar sebanyak dua raka'at dan ketika kondisi ketakutan sebanyak satu rakaat.
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dan [Sa'id bin Manshur] dan [Abu Rabi'] dan [Qutaibah bin Sa'id]. Yahya mengatakan; telah mengabarkan...
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ جَمِيعًا عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مَا...
Allah mewajibkan shalat melalui perantaran lisan Nabi kalian bagi seorang musafir sebanyak dua raka'at, sedang untuk orang yang bermukim sebanyak empat raka'at, dan ketika kondisi ketakutan (takut) sebanyak satu raka'at.
Dan telah menceritakan kepada kami [Abu Bukair bin Abu Syaibah] dan ['Amru An Naqid] semuanya dari [Al Qasim bin Malik]. ['Amru] mengatakan; telah men...
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَد...
Bagaimana aku harus shalat, jika aku di Makkah yaitu bila aku tidak shalat bersama imam? Ibnu Abbas menjawab; Shalatlah dua rakaat, sebagai sunnah Abu Al Qasim . Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Minhal Adl Dlarir tentang hadits ini, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai' telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Abu Arubah (dan diriwayatkan dari jalur lain) telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Hisyam telah menceritakan kepada kami Ayahku, semuanya dari Qatadah dengan sanad seperti hadits di atas.
Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ibnu Basyar], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhamad bin Ja'far]...
و حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ حَفْصِ بْنِ عَاصِمِ...
aku pernah menemani Rasulullah dalam safar, beliau tidak menambah lebih dari dua rakaat hingga Allah mewafatkannya, dan aku juga pernah menemani Abu Bakar, namun dia tidak pernah (mengerjakan shalat) lebih dari dua rakaat hingga Allah mewafatkannya, aku juga pernah menemani Umar bin Khattab, namun dia tidak pernah (mengerjakan shalat) lebih dari dua rakaat hingga Allah mewafatkannya, kemudian aku menemani Utsman bin Affan, namun dia tidak pernah (mengerjakan shalat) lebih dari dua rakaat hingga Allah mewafatkannya, sedangkan Allah berfirman;
Dan telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab] telah menceritakan kepada kami ['Isa bin Hafsh bin 'Ashim bin 'Umar bin Khattab...
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ مُحَمّ...
Aku pernah menemani Rasulullah ketika safar, namun aku tidak pernah melihat beliau melakukan shalat sunnah. Sekiranya aku melakukan shalat sunnah, niscaya aku akan menyempurnakan shalatku, karena Allah Ta'ala berfirman;
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Yazid yaitu Ibnu Zurai'] dari [Umar bin Muhammad] dari [Hafs bin '...
حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ وَأَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالُوا ...
shalat zhuhur di Madinah sebanyak empat rakaat dan shalat Ashar di Dzul Hulaifah sebanyak dua rakaat.
Telah menceritakan kepada kami [Khalaf bin Hisyam] dan [Abu Rabi' Az Zahrani] dan [Qutaibah bin Sa'id] kata mereka, telah menceritakan kepada kami [Ha...
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ وَإِب...
Aku pernah shalat Zhuhur bersama Rasulullah di Madinah sebanyak empat rakaat, dan aku juga shalat Ashar bersama beliau di Dzul Hulaifah sebanyak dua rakaat.
Telah menceritakan kepada kami [Said bin Manshur] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Munkadir] da...
و حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ كِلَاهُمَا عَنْ غُنْدَرٍ قَ...
Jika Rasulullah keluar sejauh tiga mil, atau tiga farsakh -syu'bah ragu- maka beliau melakukan shalat dua rakaat.
Dan telah menceritakan kepada kami [Abu bakar bin Abu Syaibah] dan [Muhammad bin Basyar] keduanya dari [Ghundar]. [Abu Bakr] mengatakan; telah menceri...
حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ مَهْدِيٍّ قَالَ زُهَيْ...
Aku pernah melihat Umar, dia shalat dua raka'at di Dzul Hulaifah, lalu aku tanyakan kedua rakaat itu, Umar menjawab; Hanyasanya aku melakukan sebagaimana aku pernah melihat Rasulullah melakukannya. Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far telah menceritakan kepada kami Syu'bah dengan isnad ini, Jubair mengatakan dari Ibnu Samth dan tidak menyebutkan nama Syurahbil, dia berkata; Ia pernah mendatangi suatu lokasi yang bernama Dumin, yaitu suatu kawasan di Hims, yang berjarak delapan belas mil.
Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] dan [Muhammad bin Basyar] semuanya dari [Ibnu Mahdi]. [Zuhair] mengatakan; telah menceritakan kepada ...
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى التَّمِيمِيُّ أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي إِسْحَقَ ...
shalat dua rakaat-dua rakaat hingga beliau kembali pulang. Aku bertanya; Berapa lama beliau bermukim di Makkah? Dia menjawab; Sepuluh hari. Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah (dan diriwayatkan dari jalur lain) telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Ibnu 'Ulayyah, semuanya dari Yahya bin Abu Ishaq dia berkata; Aku mendengar Anas dari Nabi sebagaimana hadits Husyaim. Dan telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Muadz telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepada kami Syu'bah berkata; telah menceritakan kepadaku, Yahya bin Abu Ishaq berkata; saya telah mendengar Anas bin Malik mengatakan; Kami berangkat dari Madinah untuk melaksanakan haji, kemudian ia menyebutkan hadits seperti di atas. Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair, telah menceritakan kepada kami ayahku (dan diriwayatkan dari jalur lain) telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Abu Usamah semuanya dari Ats Tsauri dari Yahya bin Abu Ishaq dari Anas dari Nabi seperti hadits di atas, namun ia tidak menyebutkan haji.
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya At Tamimi] telah mengabarkan kepada kami [Husyaim] dari [Yahya bin Abu Ishaq] dari [Anas bin Malik], k...