الحديث رقم 3419

الطلاق

مرفوع • Marfu'

Kitab

Thalak

الطلاق

Bab

Imam menasehati suami-isteri yang meli'an

عظة الإمام الرجل والمرأة عند اللعان

Matan Arab

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ يَقُولُ سُئِلْتُ عَنْ الْمُتَلَاعِنَيْنِ فِي إِمَارَةِ ابْنِ الزُّبَيْرِ أَيُفَرَّقُ بَيْنَهُمَا فَمَا دَرَيْتُ مَا أَقُولُ فَقُمْتُ مِنْ مَقَامِي إِلَى مَنْزِلِ ابْنِ عُمَرَ فَقُلْتُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمُتَلَاعِنَيْنِ أَيُفَرَّقُ بَيْنَهُمَا قَالَ نَعَمْ سُبْحَانَ اللَّهِ إِنَّ أَوَّلَ مَنْ سَأَلَ عَنْ ذَلِكَ فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ وَلَمْ يَقُلْ عَمْرٌو أَرَأَيْتَ الرَّجُلَ مِنَّا يَرَى عَلَى امْرَأَتِهِ فَاحِشَةً إِنْ تَكَلَّمَ فَأَمْرٌ عَظِيمٌ وَقَالَ عَمْرٌو أَتَى أَمْرًا عَظِيمًا وَإِنْ سَكَتَ سَكَتَ عَلَى مِثْلِ ذَلِكَ فَلَمْ يُجِبْهُ فَلَمَّا كَانَ بَعْدَ ذَلِكَ أَتَاهُ فَقَالَ إِنَّ الْأَمْرَ الَّذِي سَأَلْتُكَ ابْتُلِيتُ بِهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَؤُلَاءِ الْآيَاتِ فِي سُورَةِ النُّورِ { وَالَّذِينَ يَرْمُونَ أَزْوَاجَهُمْ حَتَّى بَلَغَ وَالْخَامِسَةَ أَنَّ غَضَبَ اللَّهِ عَلَيْهَا إِنْ كَانَ مِنْ الصَّادِقِينَ } فَبَدَأَ بِالرَّجُلِ فَوَعَظَهُ وَذَكَّرَهُ وَأَخْبَرَهُ أَنَّ عَذَابَ الدُّنْيَا أَهْوَنُ مِنْ عَذَابِ الْآخِرَةِ فَقَالَ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا كَذَبْتُ ثُمَّ ثَنَّى بِالْمَرْأَةِ فَوَعَظَهَا وَذَكَّرَهَا فَقَالَتْ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ إِنَّهُ لَكَاذِبٌ فَبَدَأَ بِالرَّجُلِ فَشَهِدَ أَرْبَعَ شَهَادَاتٍ بِاللَّهِ إِنَّهُ لَمِنْ الصَّادِقِينَ وَالْخَامِسَةُ أَنَّ لَعْنَةَ اللَّهِ عَلَيْهِ إِنْ كَانَ مِنْ الْكَاذِبِينَ ثُمَّ ثَنَّى بِالْمَرْأَةِ فَشَهِدَتْ أَرْبَعَ شَهَادَاتٍ بِاللَّهِ إِنَّهُ لَمِنْ الْكَاذِبِينَ وَالْخَامِسَةَ أَنَّ غَضَبَ اللَّهِ عَلَيْهَا إِنْ كَانَ مِنْ الصَّادِقِينَ فَفَرَّقَ بَيْنَهُمَا

🇮🇩

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami 'Amru bin Ali dan Muhammad bin Al Mutsanna mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Abu Sulaiman ia berkata; aku mendengar Sa'id bin Jubair berkata, "Aku ditanya mengenai dua orang yang saling melakukan li'an (sumpah) pada masa pemerintahan Ibnu Az Zubair, apakah keduanya dipisahkan? Maka aku tidak mengetahui apa yang akan aku katakan. Kemudian aku berdiri dari tempatku menuju rumah Ibnu Umar dan berkata, "Wahai Abu Abdurrahman, apakah dua orang yang melakukan li'an dipisahkan antara keduanya? Ia menjawab, "Ya, subhanallah. Sesungguhnya orang pertama yang bertanya mengenai hal tersebut adalah Fulan bin Fulan. Ia berkata, "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda… -'Amru tidak berkata; bagaimana pendapatmu- seorang lelaki di antara kami melihat perbuatan keji pada isterinya, apabila ia berbicara maka hal itu adalah suatu perkara yang besar, -sedangkan 'Amru berkata; ia telah melakukan perkara yang besar-, dan apabila ia diam maka ia diam dalam kondisi seperti itu." Kemudian beliau tidak menjawabnya. Setelah itu, orang tersebut datang kepada beliau dan berkata, "Sesungguhnya perkara yang telah aku tanyakan kepada anda, telah diujikan kepadaku (membuat penderitaan). Kemudian Allah 'azza wajalla menurunkan ayat-ayat tersebut pada Surat An Nuur: '(Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina), hingga firman Allah (dan (sumpah) yang kelima bahwa kemurkaan Allah akan menimpanya (isteri), jika dia (suami) termasuk orang yang berkata benar) ' (Qs. An Nuur: 6-9). Maka beliau memulai dari laki-laki, menasehati, mengingatkan dan mengabarkan kepadanya, bahwa adzab dunia lebih ringan daripada 'adzab akhirat. Kemudian orang tersebut berkata, 'Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak berdusta.' Kemudian kepada wanita, beliau nasehati dan mengingatkannya. Kemudian wanita tersebut berkata, 'Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, sesungguhnya ia telah berdusta.' Kemudian beliau memulai dari yang laki-laki (untuk bersumpah). Maka laki-laki itu pun bersumpah empat kali dengan nama Allah, bahwa ia termasuk di antara orang-orang yang benar, dan yang kelimanya bahwa laknat Allah tertimpa kepadanya apabila ia termasuk orang yang berdusta. Kemudian kepada yang wanita, maka ia bersumpah sebanyak empat kali dengan nama Allah, bahwa suaminya merupakan di antara orang-orang yang berdusta, dan yang kelimanya bahwa kemurkaan Allah tertimpa kepadanya apabila suaminya termasuk di antara orang-orang yang benar. Kemudian beliau memisahkan di antara mereka berdua."

السند • Sanad Perawi

6

Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail

Abu 'Abdur Rahman

Sahabat
📌

Kalangan

Shahabat

🏛️

Nasab

Al 'Adawiy Al Qurasyiy

🏡

Negeri Hidup

Madinah

📅

Wafat

73 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 790muslim: 567abudaud: 361tirmidzi: 305nasai: 565ibnumajah: 364ahmad: 2125malik: 341darimi: 186
💬
Komentar Ulama

Ibnu Hajar Al Atsqalani: Shahabat

Adz Dzahabi: Shahabat

5

Sa'id bin Jubair bin Hisyam

Abu Muhammad

Sangat Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'in kalangan pertengahan

🏛️

Nasab

Al Asadiy

🏡

Negeri Hidup

Kufah

📅

Wafat

94 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 147muslim: 78abudaud: 77tirmidzi: 64nasai: 122ibnumajah: 50ahmad: 349malik: 4darimi: 70
💬
Komentar Ulama

Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'ats tsiqaat

Adz Dzahabi: Ahadul A'lam

Yahya bin Ma'in: Tsiqah

Abu Zur'ah Arrazy: Tsiqah

Ibnu Hajar al 'Asqalani: Tsiqah tsabat Faqih

4

Abdul Malik bin Abi Sulaiman Maysarah

Abu Muhammad

Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'in kalangan biasa

🏛️

Nasab

Al 'Urzumiy

🏡

Negeri Hidup

Kufah

📅

Wafat

145 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

muslim: 25abudaud: 14tirmidzi: 10nasai: 33ibnumajah: 10ahmad: 57darimi: 25
💬
Komentar Ulama

Adz Dzahabi: Hafizh

Ahmad bin Hambal: tsiqah yuhthi'

Ibnu Hajar: "shaduq, lahu auham"

3

Yahya bin Sa'id bin Farrukh

Abu Sa'id

Sangat Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa

🏛️

Nasab

Al Qaththan At Tamimiy

🏡

Negeri Hidup

Bashrah

📅

Wafat

198 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 298muslim: 214abudaud: 231tirmidzi: 108nasai: 341ibnumajah: 79ahmad: 1339darimi: 33
💬
Komentar Ulama

An Nasa'i: tsiqah tsabat

Abu Zur'ah: tsiqoh hafidz

Abu Hatim: tsiqoh hafidz

Al 'Ajli: Tsiqah

Ibnu Sa'd: tsiqah ma`mun

Ibnu Hajar al 'Asqalani: tsiqah mutqin

Adz Dzahabi: hafidz kabir

2

Muhammad bin Al Mutsannaa bin 'Ubaid

Abu Musa

Sangat Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'ul Atba' kalangan tua

🏛️

Nasab

Al 'Anaziy

🏡

Negeri Hidup

Bashrah

📅

Wafat

252 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 106muslim: 720abudaud: 106tirmidzi: 76nasai: 196ibnumajah: 49ahmad: 8
💬
Komentar Ulama

Yahya bin Ma'in: Tsiqah

Abu Hatim: shalihul hadits

Abu Hatim: Shaduuq

Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'ats tsiqaat

Maslamah bin Qasim: tsiqah masyhur

Maslamah bin Qasim: Minal huffaad

Adz Dzahabi: Tsiqah

Ibnu Hajar al 'Asqalani: Tsiqah Tsabat

1

Amru bin 'Ali bin bahar bin Kunaiz

Abu Hafsh

Sangat Terpercaya
📌

Kalangan

Tabi'ul Atba' kalangan tua

🏛️

Nasab

Al Falas Ash Shairifiy

🏡

Negeri Hidup

Bashrah

📅

Wafat

249 H

📚 Riwayat dalam Kitab Hadits

bukhari: 51muslim: 10abudaud: 3tirmidzi: 19nasai: 297ibnumajah: 5ahmad: 2darimi: 1
💬
Komentar Ulama

Abu Hatim: Shaduuq

An Nasa'i: Tsiqah

Ad Daruquthni: Minal huffaad

Ibnu Hibban: disebutkan dalam 'ats tsiqaat

Maslamah bin Qasim: tsiqoh hafidz

Ibnu Hajar al 'Asqalani: tsiqoh hafidz

Adz Dzahabi: Ahadul A'lam

Berhasil Disalin!

Teks telah disalin ke clipboard.