أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ ...
Rasulullah melarang perasan (yang dibuat dalam) guci tembikar yang berwarna hijau. Aku bertanya, Bagaimana dengan yang berwarna putih? ia menjawab, Aku tidak tahu.
Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [...
أَخْبَرَنَا أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ قَالَ أَنْبَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْ...
Rasulullah melarang perasan yang dibuat dalam guci tembikar yang berwarna hijau dan putih.
Telah mengabarkan kepada kami Abu 'Abdurrahman ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Muhammad bin Manshur] ia berkata; telah menceritakan kepada...
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي ...
Rasulullah telah melarang perasan dalam Al hantam, Ad Duba, Al Muzaffat dan An Naqir. +Ket: Ad Duba adalah bejana yang terbuat dari buah labu dan biasa digunakan untuk membuat minuman keras; Al Hantam adalah bejana yang terbuat dari campuran tanah liat, rambut dan darah; Al Muzaffat adalah bejana yang dicat dengan ter; dan An Naqir adalah sebatang kayu yang dilubangi bagian tengahnya lalu dijadikan sebagai bejana.
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad] berkata; telah menceritakan kepada kami [S...